Ahmad Guevara Lee: Dari Panggung Bujang Gadis ke Panggung Inspirasi Kembali Berbagi di SMA Negeri 14 Palembang

Palembang, Sumatera Selatan (2025) – Ada kebahagiaan yang tak dapat diukur ketika seseorang kembali ke titik awal perjalanannya bukan untuk mengulang, tetapi untuk berbagi dan memberi makna baru. Itulah yang dirasakan oleh Ahmad Guevara LeeRunner Up III Duta Pariwisata Indonesia 2025, saat kembali melangkah ke dunia yang dahulu membentuk dirinya, kali ini bukan sebagai peserta, melainkan sebagai pengajar catwalk dalam ajang Bujang Gadis SMA Negeri 14 Palembang.

“Indah rasanya bisa kembali ke titik yang dulu pernah kujalani,” tulis Guevara dalam refleksinya. Kalimat sederhana itu menggambarkan makna mendalam tentang perjalanan, pembelajaran, dan siklus kehidupan yang kini berputar penuh. Ia yang dulu berdiri dengan rasa gugup dan semangat belajar, kini berdiri tegak sebagai inspirasi bagi generasi muda di Bumi Sriwijaya.

Guevara bukanlah nama asing di dunia duta pariwisata Sumatera Selatan. Sebelum menyandang gelar nasional sebagai Runner Up III Duta Pariwisata Indonesia 2025, ia terlebih dahulu meniti langkah di Bujang Gadis Palembang, ajang yang menjadi pintu gerbang baginya untuk memahami arti kepercayaan diri, disiplin, dan pengabdian.

Kini, ketika ia diberi kesempatan untuk kembali bukan sebagai peserta, tetapi sebagai pembimbing Guevara menggambarkan momen tersebut sebagai sebuah refleksi perjalanan hidup.

“Aku pernah berada di posisi mereka, berdiri dengan rasa gugup, belajar melangkah dengan percaya diri, hingga akhirnya menemukan arti dari sebuah panggung,” ungkapnya.

Dalam sesi pelatihan catwalk yang berlangsung di aula SMA Negeri 14 Palembang, Guevara tidak hanya mengajarkan teknik berjalan di atas panggung, tetapi juga membagikan nilai-nilai yang lebih dalam: keanggunan dalam sikap, ketegasan dalam karakter, dan kejujuran dalam tujuan.

“Catwalk bukan hanya tentang bagaimana kita melangkah, tetapi tentang bagaimana kita menampilkan jati diri. Setiap langkah adalah cerita, setiap tatapan adalah keyakinan,” tambahnya di sela kegiatan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan teknis, melainkan juga sarana sinergi antara alumni dan generasi penerus di dunia duta pariwisata. Guevara hadir bukan sekadar sebagai pembimbing, tetapi juga sebagai figur inspiratif yang membuktikan bahwa semangat dan ketekunan mampu membawa seseorang melangkah lebih jauh dari yang pernah dibayangkan.

“Setiap langkah yang mereka coba, setiap senyum yang mereka hadirkan, seakan membawaku kembali pada memori ketika aku juga belajar jatuh dan bangun,” ujarnya dengan penuh nostalgia. Bagi Guevara, pengalaman ini adalah bentuk nyata pengabdian sebuah kesempatan untuk menyampaikan ilmu, menumbuhkan rasa percaya diri, dan menyaksikan semangat muda yang terus tumbuh di Palembang.

Melalui pertemuan ini, Guevara juga memberikan pesan motivatif yang kuat bagi para peserta Bujang Gadis SMA Negeri 14 Palembang: “Untuk kalian para bujang gadis hebat, jangan pernah ragu untuk bermimpi. Percayalah, dari langkah kecil ini akan lahir keberanian besar yang mampu mengubah masa depan.”

Ia menegaskan bahwa menjadi bagian dari dunia duta pariwisata bukan hanya tentang prestise, tetapi tentang tanggung jawab untuk menginspirasi. Dunia ini, menurutnya, adalah ruang pengabdian di mana setiap individu diajak untuk berkontribusi terhadap bangsa, khususnya dalam bidang pariwisata, kebudayaan, dan pendidikan karakter.

Guevara menambahkan, bahwa keberhasilan bukanlah puncak, melainkan perjalanan panjang yang diwarnai proses belajar, kegigihan, dan rasa syukur. “Aku berharap, perjalanan ini menjadi awal dari cahaya yang akan terus bersinar bagi Palembang, Sumatera Selatan, dan Indonesia,” ucapnya dengan penuh semangat.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi peran Duta Pariwisata Indonesia di daerah. Melalui pelatihan, kolaborasi, dan keterlibatan langsung dengan generasi muda, para duta seperti Guevara terus berupaya menjaga semangat “Explore, Promote, and Enjoy” semangat untuk menjelajahi potensi daerah, mempromosikan budaya, dan menikmati keindahan yang menjadi identitas Indonesia.

Langkah yang dilakukan Guevara juga sejalan dengan visi besar Duta Pariwisata Indonesia: membangun pariwisata berbasis karakter, pendidikan, dan nilai sosial. Ia tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga teladan bagi generasi muda untuk percaya pada potensi diri dan mencintai tanah air.

Menutup pernyataannya, Guevara menyampaikan pesan yang menggugah hati:

“Kulo Ahmad Guevara Lee, dari Bumi Sriwijaya untuk Indonesia, dari Indonesia untuk Dunia.”

Kalimat tersebut menjadi simbol dari semangat Duta Pariwisata Indonesia: berpikir global, berakar lokal. Dari Palembang yang penuh sejarah, Guevara membuktikan bahwa perjalanan seorang duta tidak berhenti setelah kompetisi berakhir, tetapi terus berlanjut dalam bentuk kontribusi nyata untuk masyarakat. Kisah ini menjadi inspirasi bahwa setiap generasi muda Indonesia memiliki peluang untuk menulis cerita mereka sendiri tentang perjuangan, tentang pengabdian, dan tentang cinta yang tulus kepada negeri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *