
Cilacap, 7 November 2025. Budaya dan kreativitas kembali berpadu dalam harmoni di Cilacap Economy Creative Week 2025, sebuah ajang yang menjadi wadah ekspresi bagi pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Cilacap. Dalam gelaran tahun ini, Anastasya Putri, Runner Up III Duta Pariwisata Indonesia 2025, turut hadir dan memberikan dukungannya terhadap kegiatan yang mengangkat tema “Festival Kentongan – Suara yang Menyatukan.”
Festival ini menampilkan kentongan sebagai simbol budaya yang telah lama menjadi identitas masyarakat Jawa, khususnya di Cilacap. Dari alat komunikasi tradisional, kentongan kini berevolusi menjadi media ekspresi seni yang menyatukan komunitas lintas usia dan profesi. Melalui bunyi ritmisnya yang khas, festival ini mengajak masyarakat untuk mengenali kembali nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kreativitas lokal.

Anastasya Putri menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini sebagai bukti nyata bahwa ekonomi kreatif dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan.
“Cilacap menunjukkan bahwa budaya bukan hanya masa lalu, tapi juga masa depan. Festival seperti ini memberi ruang bagi generasi muda untuk bangga dan terlibat langsung dalam merawat identitas daerah,” ujar Anastasya.
Kehadiran Duta Pariwisata Indonesia di kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap penguatan ekosistem ekonomi kreatif daerah, sekaligus mendorong promosi wisata berbasis budaya di tingkat lokal dan nasional.

Acara yang digelar di Alun-Alun Sidareja, Kabupaten Cilacap, ini terbuka untuk umum dan berhasil menarik antusiasme masyarakat dari berbagai daerah. Dengan semangat “Cilacap bergerak, budaya hidup, kreativitas berbicara,”kegiatan ini menjadi bukti bahwa geliat budaya dan ekonomi kreatif Indonesia terus tumbuh dari akar lokal.
Melalui ajang seperti Festival Kentongan, diharapkan muncul kolaborasi berkelanjutan antara komunitas budaya, pemerintah daerah, dan generasi muda untuk menjaga keberlanjutan identitas serta semangat kreatif Indonesia.
