Duta Pariwisata Indonesia Serukan Pembongkaran Lift Kaca Pantai Kelingking setelah Penghentian Total

Denpasar, 23 November 2025 Sebagai representatif generasi muda pariwisata Indonesia, Duta Pariwisata Indonesia menyampaikan dukungan penuh atas keputusan Pemerintah Provinsi Bali untuk menghentikan secara total proyek lift kaca di tebing Pantai Kelingking, Nusa Penida, serta mendesak agar struktur tersebut dibongkar secepatnya melalui proses mandiri.

1. Pelestarian Alam sebagai Prioritas Utama
Keputusan penghentian sepenuhnya mencerminkan komitmen serius terhadap pelestarian lingkungan di kawasan karst Kelingking yang memiliki nilai ekosistem dan estetika tinggi. Lift kaca setinggi 182 meter dapat mengganggu keindahan alam dan habitat alami, serta merusak citra pariwisata Bali yang “alami dan ikonik.”

2. Transparansi dan Kepatuhan Proses Perizinan
Duta Pariwisata Indonesia menegaskan bahwa langkah menghentikan dan membongkar struktur harus disertai keterbukaan dokumen perizinan. Kami mendukung proses audit dan evaluasi izin, termasuk analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan izin tata ruang, agar publik mendapat kejelasan mengapa proyek bisa memperoleh persetujuan awal dan bagaimana rencana pembongkarannya.

3. Pariwisata Berkelanjutan, Bukan Pembangunan Agresif
Sebagai Duta Pariwisata, kami terus mengajak semua pemangku kepentingan untuk berpihak pada pariwisata berkelanjutan yang menghargai alam. Alih-alih pembangunan struktur megah yang merusak lanskap, solusi yang lebih ramah lingkungan, seperti jalur trekking yang diperkuat, fasilitas pendukung sederhana harus menjadi pilihan utama.

4. Menjaga Akses Wisata Tanpa Mengorbankan Alam
Kami menghargai bahwa akses wisatawan ke Kelingking Beach merupakan daya tarik besar. Namun, upaya meningkatkan akses tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan keaslian bentang alam. Kami mendukung rencana pengembangan akses yang lebih bersih, aman, dan tidak merusak.

5. Desakan Pembongkaran Mandiri
Duta Pariwisata Indonesia menyerukan agar pihak pengembang segera membongkar lift kaca secara mandiri, dengan pengawasan ketat dari pemerintah daerah. Pembongkaran secara mandiri menunjukkan tanggung jawab dan respek terhadap alam, serta meminimalkan risiko penghancuran paksa yang bisa berdampak lebih besar.

6. Dialog Publik dan Keterlibatan Masyarakat
Kami mendorong agar proses pembongkaran dan pemulihan alam dilakukan secara terbuka. Pemerintah, masyarakat lokal, pelaku pariwisata, dan kelompok lingkungan harus dilibatkan dalam dialog untuk memastikan langkah pembongkaran tidak merugikan siapa pun dan memulihkan kondisi alam secara berkelanjutan.


Dengan penghentian sepenuhnya dan rencana pembongkaran yang tegas, Duta Pariwisata Indonesia menegaskan visi pariwisata yang menghormati alam dan budaya. Kita tidak hanya memperjuangkan akses, tetapi juga tanggung jawab. Pariwisata masa depan Bali harus berakar pada harmoni dengan alam bukan melanggarnya.

English Version : Indonesia Tourism Ambassador Welcomes Full Termination of the Kelingking Beach Glass Lift Project

Indonesia Tourism Ambassador publicly supports the firm decision of the Bali Provincial Government under Governor I Wayan Koster to fully terminate the construction of the glass lift project at Kelingking Beach, Nusa Penida. This decision also requires the immediate independent dismantling of all structures that have been installed so the iconic cliff area can be restored to its natural state.

Kelingking Beach is one of Indonesia most globally recognized natural landmarks with exceptional ecological, geological, and visual value. The area demands maximum protection to prevent irreversible environmental damage. The full cancellation and mandatory dismantlement represent a strategic step aligned with the sustainable tourism principles continuously promoted by the Indonesia Tourism Ambassador.

From our perspective, the installation of a heavy structural facility such as a glass lift in a fragile cliff zone poses significant environmental and geological risks. With this complete termination, Bali is taking a strong stance in preserving the balance between tourism development and environmental protection.

We encourage all stakeholders to ensure that the dismantling process proceeds quickly, safely, and thoroughly. The Indonesia Tourism Ambassador also calls on communities and tourism industry players to support the restoration of the area through visitor education and responsible tourism practices.

Kelingking Beach must remain a destination that highlights the purity of nature. This decision becomes an important milestone to ensure every tourism development across Indonesia remains committed to environmental preservation and safeguarding the nation natural heritage.

Sumber berita : balipost.com dan updatebali.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *