Muhammad Fariz Al Ghufroni dan Balqis Putri Indira Dinobatkan sebagai Grand Winner Duta Pariwisata Sumatera Selatan 2026
Palembang, Sumatera Selatan
Ajang Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Sumatera Selatan 2026 sukses diselenggarakan pada Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Golden Sriwijaya Building. Penyelenggaraan di awal tahun ini memberikan sinyal positif bagi masa depan sektor pariwisata di Bumi Sriwijaya, dengan menghadirkan standar baru dalam pemilihan duta pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada seremonial, tetapi juga pada substansi, intelektualitas, dan dampak nyata.
Melalui proses seleksi yang komprehensif, terpilih dua figur terbaik sebagai Duta Pariwisata Sumatera Selatan 2026, yaitu Muhammad Fariz Al Ghufroni dan Balqis Putri Indira. Keduanya dinilai mampu merepresentasikan wajah baru promosi pariwisata Sumatera Selatan yang cerdas, adaptif, serta berakar kuat pada nilai budaya lokal.

Transformasi Duta Pariwisata Berbasis Literasi dan Digital
Pemilihan Duta Pariwisata Sumatera Selatan 2026 menandai pergeseran paradigma dari kontes konvensional menuju ajang pengembangan kapasitas intelektual dan keterampilan. Para finalis diwajibkan menyusun artikel opini pariwisata sebagai bentuk kontribusi gagasan dan pemikiran kritis. Pendekatan ini menegaskan bahwa duta pariwisata adalah storyteller yang mampu membangun narasi kuat untuk mempromosikan potensi wisata Sumatera Selatan di era digital.
Sinergi Strategis dengan Sektor Ekonomi dan Kesehatan
Penyelenggaraan tahun ini menunjukkan kematangan konsep melalui kolaborasi lintas sektor. Sinergi dengan Bank Indonesia membekali finalis pemahaman literasi keuangan serta digitalisasi transaksi melalui QRIS. Selain itu, dukungan terhadap inisiatif Sumsel Health and Tourism yang diluncurkan awal 2026 membuka arah baru promosi medical tourism atau wisata kesehatan di Sumatera Selatan. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas diversifikasi produk pariwisata daerah.

Representasi Daerah yang Kuat dan Inklusif
Grand Final menghadirkan perwakilan terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, termasuk OKU Selatan dan Musi Banyuasin. Prestasi Runner Up II yang diraih perwakilan OKU Selatan menjadi bukti bahwa potensi pariwisata daerah tidak lagi terpusat di Palembang semata. Kekayaan seni, budaya, dan kearifan lokal dari wilayah pelosok kini mendapat panggung yang setara dan inklusif.
Karantina Edukatif sebagai Fondasi Duta Berkualitas
Rangkaian Pra Karantina dirancang secara edukatif melalui kunjungan tematik dan pembekalan substansi pariwisata berkelanjutan. Program ini memastikan para finalis tidak hanya tampil sebagai pemenang ajang, tetapi juga siap menjalankan peran sebagai duta yang aktif, visioner, dan berorientasi pada pelestarian budaya Sumatera Selatan.

Standar Baru Duta Pariwisata Sumatera Selatan
Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Sumatera Selatan 2026 sukses menghadirkan standar baru bertajuk “Smart, Creative, and Culturally Rooted”. Ajang ini menegaskan bahwa duta pariwisata merupakan agen perubahan yang mampu menjembatani keindahan budaya Sumatera Selatan dengan tren pariwisata modern, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Diharapkan, Muhammad Fariz Al Ghufroni dan Balqis Putri Indira dapat merealisasikan visi dan gagasan mereka untuk membawa pariwisata Sumatera Selatan semakin dikenal, berdaya saing, dan berkelanjutan.
ENGLISH VERSION
Muhammad Fariz Al Ghufroni and Balqis Putri Indira Crowned as Grand Winners of South Sumatra Tourism Ambassador 2026
The Grand Final of the South Sumatra Tourism Ambassador Selection 2026 was successfully held on Friday, February 13, 2026, at the Golden Sriwijaya Building in Palembang, South Sumatra. This early-year event sends a positive signal for the future of the tourism sector in the Land of Sriwijaya, introducing a new standard in tourism ambassador selection that focuses not only on ceremony but also on substance, intellectual depth, and real impact.
After a comprehensive selection process, two outstanding figures were chosen as the South Sumatra Tourism Ambassadors 2026: Muhammad Fariz Al Ghufroni and Balqis Putri Indira. Both were evaluated as representatives of a new face of tourism promotion for South Sumatra who are smart, adaptive, and deeply rooted in local cultural values.
Shift Toward Literacy and Digital-Based Tourism Ambassadors
This year’s selection signifies a paradigm shift from conventional contests to a platform for developing intellectual capacity and skills. Finalists were required to produce tourism opinion articles as a form of critical thought contribution and idea expression. This approach underscores that tourism ambassadors are storytellers capable of building strong narratives to promote South Sumatra’s tourism potential in the digital era.
Strategic Collaboration with Economic and Health Sectors
The 2026 event also showcased mature concept implementation through cross-sector collaboration. Coordination with Bank Indonesia equipped finalists with financial literacy and knowledge of digital transactions using QRIS. Additionally, support for the South Sumatra Health and Tourism initiative launched in early 2026 opened new directions in promoting medical tourism in the region an innovative step toward broadening local tourism products.
Strong and Inclusive Regional Representation
The Grand Final gathered the best representatives from various districts and cities across South Sumatra, including delegates from OKU Selatan and Musi Banyuasin. The achievement of the Runner-Up II title by the OKU Selatan representative demonstrated that tourism potential is not limited to Palembang alone. The wealth of art, culture, and local wisdom from remote areas now receives equal spotlight and recognition.
Educational Quarantine as a Foundation for Quality Ambassadors
The Pre-Quarantine program was designed with an educational emphasis through thematic visits and substantive tourism training. This ensured that finalists are not only prepared to win the competition but also ready to serve actively and visionarily as ambassadors who are committed to preserving South Sumatra’s culture.
New Standards for South Sumatra Tourism Ambassadors
The Grand Final of the South Sumatra Tourism Ambassador Selection 2026 successfully introduced a new standard under the theme “Smart, Creative, and Culturally Rooted.” This theme reinforces that tourism ambassadors are agents of change capable of bridging South Sumatra’s cultural richness with modern tourism trends both nationally and internationally.
It is hoped that Muhammad Fariz Al Ghufroni and Balqis Putri Indira will realize their visions and ideas to make South Sumatra’s tourism more widely known, competitive, and sustainable.
Summary in English
Winners:
• Muhammad Fariz Al Ghufroni Grand Winner, South Sumatra Tourism Ambassador 2026
• Balqis Putri Indira Grand Winner, South Sumatra Tourism Ambassador 2026
Event: Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Sumatera Selatan 2026
Location: Golden Sriwijaya Building, Palembang, South Sumatra
Date: February 13, 2026
The competition emphasized tourism literacy, digital narrative skills, cross-sector collaboration, and the empowerment of ambassadors as cultural and tourism promoters in the modern era.
