
Pagar Alam, Sumatera Selatan – Semangat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku pariwisata, dan generasi muda kembali terlihat dalam penyelenggaraan Aktivasi Gerakan Wisata Bersih (GWB) yang digelar pada 15 November 2025 di Lapangan Landing Paralayang Tangga 2001, Kota Pagar Alam. Dalam agenda strategis Kementerian Pariwisata ini, Duta Pariwisata Indonesia turut hadir sebagai representasi anak muda yang aktif mengampanyekan pariwisata berkelanjutan. Kehadiran mereka juga diramaikan oleh Iqbal Erzhahid – Duta Pariwisata Kuliner Sumatera Selatan 2025, yang menjadi salah satu delegasi muda dari Bumi Besemah.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menetapkan Gerakan Wisata Bersih (GWB) sebagai program Quick Winnasional dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata Indonesia, khususnya pada indikator health and hygiene serta environmental sustainability dalam Travel and Tourism Development Index (TTDI). Kota Pagar Alam dipilih sebagai salah satu lokasi aktivasi karena kekhasan alamnya berada di lereng Gunung Dempo, kaya dengan bentang pegunungan, kebun teh yang hijau, hingga situs megalitikum yang menjadi warisan budaya bernilai tinggi.

Duta Pariwisata Indonesia Hadir sebagai Mitra Strategis Promosi Pariwisata Berkelanjutan
Dalam kegiatan ini, Duta Pariwisata Indonesia hadir sebagai bagian dari undangan resmi Kementerian Pariwisata sebuah pengakuan bahwa peran generasi muda semakin penting dalam menyuarakan kampanye pelestarian lingkungan dan pengembangan destinasi wisata berdaya saing global.
Iqbal Erzhahid, perwakilan Duta Pariwisata Sumatera Selatan yang juga menyandang gelar Duta Pariwisata Kuliner Sumatera Selatan 2025, menjadi salah satu representasi utama generasi muda daerah yang ikut dalam kegiatan tersebut. Representasinya bukan hanya sebagai tamu undangan, namun juga sebagai figur inspiratif yang aktif mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan destinasi wisata bersih dan berkelanjutan. “Gerakan Wisata Bersih adalah langkah konkret yang menunjukkan bahwa pariwisata tidak hanya tentang keindahan visual, tetapi tentang tanggung jawab kita menjaga destinasi agar tetap lestari. Sebagai generasi muda, kami harus hadir dan terlibat langsung dalam aksi nyata seperti ini, karena masa depan pariwisata Indonesia berada di tangan kami,” ungkap Iqbal dalam kesempatan wawancara singkat.

Rangkaian Kegiatan yang Padat dan Edukatif
Agenda GWB berlangsung sejak pukul 06.00 WIB dan dibuka dengan kegiatan Fun Run Kota Pagar Alam yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai komunitas dan instansi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pertunjukan tari tradisional penyambutan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sesi edukasi “ARTI Carbon Calculator x ARTI Moment” yang disampaikan CEO Atourin, Benarivo Triadi Putra. Acara kemudian diresmikan dengan sambutan Gubernur Sumatera Selatan dan perwakilan Sekretariat Kementerian Pariwisata, dilanjutkan dengan prosesi simbolis dukungan alat-alat kebersihan kepada pengelola destinasi wisata.
Pada sesi inti, seluruh peserta termasuk Duta Pariwisata Indonesia dan Duta Pariwisata Sumatera Selatan turun langsung dalam Aksi Wisata Bersih, membersihkan area wisata sekitar Tangga 2001, mengedukasi pengunjung tentang pengelolaan sampah, serta mengadvokasi pentingnya peran publik dalam menciptakan destinasi wisata yang nyaman, sehat, dan layak dikunjungi. Kegiatan ditutup dengan Showcase UMKM Lokal, menampilkan beragam produk kreatif dan inovasi daur ulang yang menjadi contoh nyata bagaimana pengolahan sampah dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Peran Duta Pariwisata dalam Gerakan Wisata Bersih
Sebagai mitra strategis pariwisata daerah maupun nasional, Duta Pariwisata Indonesia memiliki peran penting dalam:
- Mengedukasi masyarakat untuk mengurangi sampah selama berwisata.
- Mempromosikan destinasi dengan pendekatan responsible tourism.
- Membangun kesadaran publik melalui konten digital yang informatif dan inspiratif.
- Menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan wisatawan.
Kehadiran Iqbal Erzhahid dalam GWB menjadi bukti bahwa Duta Pariwisata tidak hanya bertugas di panggung seleksi atau kegiatan seremoni, tetapi juga hadir dalam program-program strategis yang berhubungan langsung dengan keberlanjutan pariwisata Indonesia.

Mengajak Generasi Muda Sumatera Selatan untuk Terlibat
Melalui kegiatan ini, Duta Pariwisata Indonesia dan Duta Pariwisata Sumatera Selatan mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan, ikut menjaga kebersihan destinasi wisata, dan bersama-sama membangun citra Sumatera Selatan sebagai provinsi yang memiliki destinasi berkelas dunia bersih, nyaman, dan berkelanjutan. Gerakan Wisata Bersih bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama, dan partisipasi anak muda menjadi kunci keberhasilannya.


