Duta Pariwisata Indonesia Digital 2025 Ajak Masyarakat Eksplor Dekranasda di Lamsel Fest 2025

Naffis Eshal Ramadhan Duta Pariwisata Indonesia Digital 2025 hadir pada Gelaran Lamsel Fest 2025. Gelaran ini kembali menjadi panggung besar bagi kreativitas, inovasi, dan kebanggaan daerah. Tahun ini, salah satu figur muda inspiratif, Naffis Eshal Ramadhan – Duta Pariwisata Indonesia Digital 2025, hadir secara langsung untuk mengangkat dan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Lampung Selatan, khususnya melalui kunjungannya ke area Dekranasda Lampung Selatan.

Sebagai perwakilan nasional di bidang digital, Naffis berperan aktif dalam menyampaikan pesan-pesan positif mengenai produk lokal, UMKM, serta potensi pariwisata daerah kepada generasi muda melalui platform digital. Keterlibatannya dalam Lamsel Fest 2025 menjadi wujud nyata upaya Duta Pariwisata Indonesia untuk memadukan digital storytellingdengan promosi pariwisata berbasis komunitas.

Saat mengunjungi area Dekranasda, Naffis menyampaikan kekagumannya terhadap ragam produk yang dipamerkan, mulai dari kriya berbahan natural, kerajinan tangan khas Lampung Selatan, hingga inovasi produk UMKM yang kini makin adaptif terhadap pasar digital.

Dalam kesempatannya, Naffis mengatakan: “Explore Dekranasda at Lamsel Fest 2025! Jangan lupa mampir ke stand Dekranasda dan temukan produk lokal yang unik, kreatif, dan pastinya keren banget. Yuk ramaikan dan dukung karya-karya terbaik Lampung Selatan,”ujarnya menyemangati para pengunjung. Ucapan tersebut bukan hanya ajakan untuk sekadar melihat, tetapi juga sebuah dorongan agar masyarakat mencintai dan menggunakan produk lokal, yang selama ini menjadi denyut penting dalam ekonomi kreatif daerah.


Promosi Digital untuk UMKM Lokal

Sebagai Duta Pariwisata Indonesia Digital 2025, Naffis menekankan bahwa kekuatan industri kreatif daerah terletak pada kemampuan untuk memperluas jangkauan melalui teknologi. Naffis percaya bahwa sekarang adalah momentum bagi pelaku UMKM untuk berani tampil di platform digital, memperkenalkan produk mereka ke pasar nasional bahkan internasional. Keberadaannya di Lamsel Fest memberikan ruang bagi Naffis untuk membuat konten, merekam aktivitas UMKM, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana percepatan promosi.

Ia juga menyampaikan bahwa salah satu langkah strategis untuk membuat produk lokal semakin dikenal adalah konsistensi dalam branding, kualitas produk, serta kemampuan bercerita (storytelling) dalam menjelaskan nilai budaya yang terkandung dalam setiap karya. “Produk Dekranasda bukan hanya barang, tetapi cerita tentang nilai, identitas, dan tangan-tangan kreatif yang membuatnya. Ketika cerita itu dikemas menarik dan dipublikasikan secara digital, nilai jualnya meningkat,” ungkap Naffis di sela kunjungan.

Lamsel Fest sudah lama menjadi festival kebanggaan masyarakat Lampung Selatan. Setiap tahunnya, acara ini tidak hanya menghadirkan hiburan dan pameran, tetapi juga menjadi laboratorium ekonomi kreatif bagi ratusan pelaku UMKM.

Tahun 2025, Dekranasda Lampung Selatan menampilkan sederet produk unggulan seperti:

  • Kriya berbahan serat alam
  • Kerajinan tapis modern
  • Produk fashion hasil daur ulang
  • Kerajinan kayu dan anyaman
  • Produk kuliner khas Lampung Selatan
  • Souvenir yang dikemas dengan desain kekinian

Melalui kunjungan Duta Pariwisata Indonesia, harapannya promosi produk UMKM tidak lagi hanya berputar di sekitar acara festival, tetapi mampu menembus audiens digital yang lebih luas.


Peran Duta Pariwisata Indonesia dalam Mendukung Daerah

Kehadiran Naffis di Lampung Selatan merupakan bagian dari komitmen Duta Pariwisata Indonesia untuk mendorong daerah tampil lebih kuat dalam persaingan pariwisata nasional. Program Explore, Promote, and Enjoy, yang menjadi identitas Duta Pariwisata Indonesia, kembali diwujudkan melalui aktivitas ini. Dengan mengangkat potensi ekonomi kreatif, Naffis menunjukkan bahwa promosi pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi, tetapi juga tentang budaya, kreativitas, dan produk lokal sebagai daya tarik yang tak kalah pentingnya.

Melalui pendekatan digital, Naffis berharap daerah-daerah seperti Lampung Selatan dapat memiliki posisi kompetitif yang lebih besar, berani tampil di platform internasional, dan semakin dikenal sebagai pusat kreativitas masyarakat Indonesia. Partisipasi Naffis Eshal Ramadhan di Lamsel Fest 2025 bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi langkah strategis menuju pariwisata yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan kreatif.

Dengan dukungan masyarakat, pemerintah daerah, dan para pelaku UMKM, Lampung Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif yang diperhitungkan di Indonesia. Melalui peran para duta yang inspiratif, gerakan mempromosikan produk lokal semakin kuat dan relevan dengan perkembangan zaman. Duta Pariwisata Indonesia akan terus hadir mendukung perjalanan daerah-daerah di seluruh Nusantara dengan semangat Eksplorasi, Promosi, dan Apresiasi untuk Indonesia yang lebih berdaya dan berbudaya.


Naffis Eshal Ramadhan Showcases Indonesia’s Creative Spirit at Lamsel Fest 2025: A Celebration of Local Craftsmanship and Cultural Pride

Bandar Lampung, Indonesia – Indonesia continues to capture the world’s attention as one of the most culturally diverse and creatively vibrant countries in Southeast Asia. This spirit was proudly represented by Naffis Eshal Ramadhan, Duta Pariwisata Indonesia Digital 2025, during his participation at Lamsel Fest 2025, one of Lampung Selatan’s most anticipated cultural and creative events.

Held annually, Lamsel Fest stands as a symbol of Indonesia’s growing creative economy, spotlighting handcrafted goods, innovative local products, and the community’s strong dedication to preserving tradition while embracing modernity. During this year’s festival, Naffis took part in exploring and promoting the exceptional works showcased at the Dekranasda Lampung Selatan booth a hub featuring artisan-made crafts, fashion, décor, and culinary delights unique to the region.

For readers in the United States, Lamsel Fest offers a glimpse into a world where culture, craftsmanship, and nature come together in harmony. It reflects the essence of Indonesian identity: diverse, artistic, deeply rooted in heritage, and always welcoming.


A Journey Into Lampung’s Creative Heart

In his role as Digital Tourism Ambassador, Naffis highlighted the importance of supporting local artisans an effort that resonates strongly even with global audiences. “Don’t forget to stop by the Dekranasda booth and discover unique, creative, and truly remarkable local products from South Lampung. Let’s support local craftsmanship and show the world the best of what Lampung has to offer,” said Naffis.

This message aligns with a global movement that Americans are deeply familiar with: sustainability, ethical consumerism, and the desire to support small businesses. Lampung Selatan’s artisans represent these values, producing goods by hand, prioritizing local materials, and honoring ancestral knowledge passed down through generations.

Visitors to the festival found an array of products from woven crafts, traditional textiles, ceramics, woodworks, herbal wellness items, to modernized interpretations of Lampung’s cultural symbols. Each item reflects not just creativity, but identity and community pride.


Why This Matters for U.S. Travelers

For American travelers seeking meaningful and immersive experiences, Lamsel Fest embodies a type of tourism beyond sightseeing: cultural tourism with impact. Indonesia has quickly become a rising destination for U.S. visitors due to several factors:

  • Affordable travel with rich experiences
  • Warm hospitality and diverse ethnic traditions
  • Unique artisanal products that cannot be found elsewhere
  • Adventure-based destinations such as volcanoes, hidden waterfalls, and tropical forests
  • A thriving creative economy supported by local entrepreneurs and craftsmen

Lampung, located at the southern tip of Sumatra Island, remains one of Indonesia’s underrated gems. The region is home to pristine beaches, natural waterfalls, wildlife reserves, and a rich cultural heritage that makes it a perfect destination for travelers looking to explore beyond mainstream cities like Bali or Jakarta.


Duta Pariwisata Indonesia: Bringing Local Stories to the Global Stage

Naffis Eshal Ramadhan’s involvement in Lamsel Fest 2025 reflects the commitment of Duta Pariwisata Indonesia to elevate the nation’s cultural narratives, especially on digital platforms. With today’s global digital landscape, storytelling becomes a powerful tool to connect Indonesia with international audiences including the United States, where interest in Southeast Asian culture continues to grow rapidly.

As Digital Tourism Ambassador, Naffis plays a vital role in:

  • Presenting Indonesia’s creative industries
  • Promoting sustainable and community-based tourism
  • Encouraging appreciation of cultural heritage
  • Introducing international readers to hidden gems across the archipelago

Through Lamsel Fest, Naffis showcased that Indonesia’s strength lies not only in its natural beauty, but also in its people — especially its artisans who dedicate their lives to preserving culture through creativity.

A Festival That Inspires, Connects, and Celebrates

Lamsel Fest 2025 serves as a reminder that culture is a living, breathing force. It is continuously shaped by the hands of artisans, the stories of communities, and the energy of young ambassadors like Naffis who bridge traditional values with modern platforms.

With every product, every performance, and every interaction, Lampung Selatan invites the world including readers from the United States to explore, support, and fall in love with the creativity of Indonesia. As Naffis emphasized during the event: “Supporting local artisans means supporting culture itself. These creations are stories, and stories are what connect us across regions, across generations, and across the world.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *